Orang tua zaman dahulu biasanya sering menyarankan kepada anaknya untuk senantiasa mengkonsumsi jamu atau ramuan tradisional. Tak terkecuali untuk ibu yang baru saja selesai mengalami masa persalinan setelah melahirkan. Meminum jamu dinilai sangat baik untuk membantu proses pemulihan selama masa nifas.

Selain membantu proses pemulihan pada saat nifas, meminum jamu ternyata memiliki banyak manfaat lainnya untuk ibu menyusui. Diantara manfaatnya ialah membantu memperlancar produktivitas ASI pada saat menyusui. Selain itu, manfaat jamu dapat membantu mengencangkan otot – otot perut yang kendur pasca melahirkan. Terlebih lagi dengan meminum jamu dapat membantu memulihkan luka – luka yang ditimbulkan pada saat proses persalinan.

Berikut beberapa resep jamu alami yang sangat baik untuk anda konsumsi setelah anda mengalami proses melahirkan, diantaranya :

  1. Kunyit Asam

Mengolah kunyit untuk dijadikan ramuan tradisional sudah dilakukan sejak dahulu para leluhur orang tua kita. Kita dapat membuat ramuan ini dengan sedikit inovasi lain, yaitu mencampurkan kunyit dengan asam jawa. Kunyit asam telah lama dipercaya oleh para wanita sebagai ramuan mujarab untuk meredakan nyeri pada saat haid, sekaligus memperlancar siklus haid pada seorang wanita. Bukan hanya itu saja, kunyit asam juga dapat membantu memperlancar darah nifas yang keluar setelah anda melahirkan.

Cara membuatnya cukup mudah anda hanya perlu menyiapkan :

  • Siapkan beberapa ruas kunyit (sesuai kebutuhan)
  • Asam jawa
  • Gula jawa
  • Air matang

Mula – mula setelah semua bahan dihaluskan, campurkan semua bahan – bahan kedalam panci, rebus hingga mendidih. Setelah mendidih, pisahkan air dengan ampas jamu dengan cara disaring. Jamu siap untuk dikonsumsi. Minumlah selagi hangat.

  1. Beras kencur

Rasa yang menyegarkan pada beras kencur membuat ramuan yang satu ini digemari oleh banyak orang. Selain kaya akan manfaat, beras kencur dipercaya sebagai ramuan yang dapat membantu meningkatkan kekebalan daya tahan tubuh. Selain itu, beras kencur juga dapat membantu memperlancar ASI pada ibu menyusui.

Adapun cara membuatnya, anda hanya perlu menyediakan :

  • Bera
  • Beberapa ruas kencur (secukupnya)
  • Kunyit dan Jahe
  • Air matang
  • Jeruk nipis
  • Gula jawa dan Asam Jawa
  • Daun pandan
  • Garam (secukupnya)

Setelah mencuci bersih beras, rendam beras selama kurang lebih 2 – 3 jam. Selagi anda merendam beras, rebus air dengan menambahkan semua bahan seperti, jahe, asam jawa, pandan, kunyit, dan kencur. Setelah selesai merebus, saring dan campurkan beras yang telah ditumbuk halus kedalam perasan jamu. Tambahkan sedikit garam dan jeruk nipis agar rasa jamu terasa lebih nikmat.

  1. Ramuan Daun Pepaya

Ramuan ini memang tidak sebegitu populer dengan ramuan – ramuan sebelumnya. Namun perlu anda ketahui, kandungan yang terdapat dalam daun pepaya memiliki banyak manfaat untuk ibu. Salah satunya dapat membantu mengembalikan bentuk tubuh ibu menjadi ideal, mencegah terjadinya demam saat nifas, serta dapat membantu mengatasi keputihan.

Cara membuatnya cukup sederhana, bahan yang harus anda siapkan yaitu:

  • Daun pepaya
  • Asam jawa
  • Daun sambiloto
  • Jintan
  • Kayu rapet
  • Daun sendok
  • Daun iler
  • Air matang

Cuci bersih semua bahan, lalu kemudian tumbuk halus dan campurkan dengan rebusan air yang telah mendidih. Setelah itu diamkan sesaat sampai sari – sari ramuannya benar – benar mengental. Angkat lalu saring dan jamu siap untuk dinikmati. Semoga bermanfaat. Terimakasih.