Ada banyak sekali makanan yang bisa melancarkan asi. Tapi jarang ibu yang tahu makanan yang bisa mengurangi produksi asi. Banyak ibu hamil yang tidak memahami hal ini,karena hanya fokus dengan makanan yang mampu melancarkan asi. Misalnya dengan konsumsi saripati ayam untuk melancarkan asi. Namun ibu hamil juga harus hati-hati dengan makanan yang dia konsumsi. Karena makanan tersebut bisa mempengaruhi kualitas dan kuantitas dari ASI anda. Berikut ini beberapa jenis makanan yang bisa mengurangi produksi ASI.

Daun Seledri

Anda pasti tidak asing dengan sayuran ini. daun seledri sering dicampurkan di sayur sop. Daun ini memang mengandung berbagai jenis nutrisi. Namun daun ini tidak baik untuk ibu menyusui. Sifat diuretik bisa membuat ibu sering buang air kecil terus menerus. akhirnya bisa menyebabkan dehidrasi. Dehidrasi sangat membahayakan ibu menyusui, karena bisa mengurangi produksi asinya. Jumlah asi sedikit dan sulit menyusui si kecil. Konsumsi dalam jumlah sedikit masih aman. Tapi bila dikonsumsi terus menerus, akan membahayakan produksi ASI>

Teh Hijau

Teh hijau sangat sehat untuk dikonsumsi. Terutama buat orang yang ingin menurunkan berat badan. Teh hijau mengandung antoksidan dan kafein tinggi. Antioksidan baik untuk ibu menyusui, tapi kafein tidak boleh dikonsumsi. Karena bisa mengurangi produkasi asi ibu. Selain itu ada teh herbal lain yang tidak baik dikonsumsi ibu menyusui. Seperti peppermint, spearmint, teh komprei, teh borage, dan berbagai teh lainnya yang mengandung lidah buaya, black cohosh, licorice, gingseng, ephedra dan basil.

Kopi

Saripati ayam untuk melancarkan asi, tidak boleh dikonsumsi bersama kopi. Karena bisa menghilangkan khasiatnya. Kopi tidak bagus dikonsumsi oleh ibu hamil atau menyusui. Apalagi di konsumsi secara berlebihan terus menerus. kandungan kafein di kopi bisa membuat anda sering buang air kecil. Tentunya ini tidak nyaman bagi ibu dan bisa membuat dehidrasi. Jumlah air yang sedikit dalam tubuh, bisa membuat produksi ASI berkurang. Selain itu bayi yang mendapatkan asupan kafein, akan membuatnya cepat gelisah dan tersinggung. Oleh karena itu ibu harus kurangi konsumsi minuman yang mengandung kafein.

Minyak Oregano

Tidak begitu banyak orang yang tahu apa itu minyak oregano. Minyak ini memiliki begitu banyak manfaat. Antara lain mencegah infeksi bakteri. Bersifat anti jamur, mengatasi infeksi pernapasan, anti alergi, anti inflamasi dan lain sebagainya. Namun minyak oregano, tidak baik untuk ibu menyusui. Menurut sebuah penelitian, minyak oregano bisa membuat masalah di produksi asi. Membuat produksi asi semakin berkurang. Hal ini membuat minyak oregano tidak aman dikonsumsi ibu menyusui.

Daun Mint

Dari sebuah penelitian, 166 ribu ibu menyusui yang konsumsi minyak peppermint atau daun mint, 30%nya mengalami pengurangan jumlah produksi ASI. Daun mint memang bukan penyebab utama pasokan asi berkurang. Tapi bisa menjadi salah satu faktornya. Ibu yang mengalami pengurangan produksi asi, mencoba berhenti konsumsi minyak peppermint. Setelah 1-3 hari, pasokan asinya kembali normal. Hal inilah yang membuat para peneliti percaya, daun mint bisa mengurangi pasokan asi.

Dengan mengetahui makanan yang bisa mengurangi produksi asi. Ibu menyusui bisa lebih berhati-hati. Apalagi anda sedang konsumsi saripati ayam untuk melancarkan asi. Lebih baik jangan konsumsi makanan yang bisa mempengaruhi produksi asi. Namun konsumsi makanan yang bisa memperlancar asi anda. Selalu perhatikan makanan yang dikonsumsi, supaya ibu dan buah hati anda bisa tumbuh dengan baik.